Cari

Winaz

Printilan Hati

Berlarilah, Cintaku Bersamamu

Telah jauh aku melangkah, banyak cerita yang terukir, air mata dan tawa datang silih berganti.

Waktu terus bergulir, tanpa menunggu ku sedia menghadapi tantangan.

Seakan tak percaya kau hadir dalam hidupku. Menjadi bagian terpenting, melengkapi dan menyempurnakan perjalanan hariku. Memilikimu menjadi sebagian dari jiwa dan raga adalah bagian terindah dalam kehidupan.

Berlarilah, Cintaku Bersamamu.jpg

Lanjutkan membaca “Berlarilah, Cintaku Bersamamu”

Cuma Senyuman, Yang

hanya-senyuman

Jangan paksakan genggamanmu, karena itu mungkin saja akan menghancurkannya, menjadi serpihan debu yang tak lagi memiliki makna bagi kehidupan.

Lanjutkan membaca “Cuma Senyuman, Yang”

Nikmati Waktumu Saat Ini

Kulihat wajah sugulmu, melihat sekitar dengan tatapan bosan, seakan apa yang ada didepanmu tak memberi arti dalam harimu saat ini. Begitu jauh keduluan mengikatmu dalam kenangan.

Tak lagi kau ingat mengapa kau ada disini, luka apa yang kau bawa ke hadapanku. Kini seakan waktu benar-benar telah menyembunyikan kedukaan itu.

Hingga hatimu benar-benar tertutup untuk melihat kegembiraan yang terlakar oleh orang-orang yang mencintaimu, yang sekarang ada disekitarmu, mencoba mengisi ruang-ruang kosong dijiwamu.

nikmati-waktumu-saat-ini

Lanjutkan membaca “Nikmati Waktumu Saat Ini”

Sebelum Kau Melangkah Pergi

Kulihat kau mulai mengemasi semua barang-barangmu, seakan tak ingin kau sisakan sedikitpun tertinggal.

Begitu ingin kau berlalu dariku, membawa semua kemarahan dan luka hatimu. Seakan kali ini tak ada lagi kesempatan untukku, mengucap kata maaf dan mengurai apa yang telah terjadi.

Kuakui kali ini, semua benar-benar murni kesalahanku, bukan lagi karena prasangka dan rasa cemburumu.

pikirkan-sekali-lagi-sebelum-kau-benar-benar-melangkah-pergi

Lanjutkan membaca “Sebelum Kau Melangkah Pergi”

Cerita Cinta di November Dingin

Pagi yang sangat dingin di bulan November, setelah semalam hujan turun tiada henti. Pakaian yang membaluti tubuh seakan tidak mampu menahan rasa dingin menyusup ke sekujur tubuh, ia membuatku menggigil.

Kucoba terus bergerak, memulai aktivitas untuk memecahkan kebekuan yang kian menguasai, akibat udara basah di pertengahan November. Terasa berat seluruh sendi, tapi ku tak boleh diam membiarkan rasa malas ikut mengambil peran dalam menjalani hari.

cerita-cinta-di-november-dingin

Lanjutkan membaca “Cerita Cinta di November Dingin”

Ego Dalam Rintik Hujan

Pagi ini hujan turun tak henti-hentinya, tidak lebat, cuma gerimis. Tapi itu cukup membuatku meringkuk diatas tempat tidur, menarik lagi selimut mencari sedikit kehangatan darinya.

Bukannya malas atau ikut menyalahkan hujan yang turun dipagi hari ini, di saat akan memulai beraktivitas, tapi cuma memanfaatkan momen pagi ini yang terasa lebih dingin dari biasanya.

ego-dalam-rintik-hujan

Lanjutkan membaca “Ego Dalam Rintik Hujan”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑